Assalamu'alaikum wr wb

Selamat datang di website mahasiswa sarolangun jakarta raya, di sini kami memberitakan info-info terbaru tentang sarolangun, info mahasiswa sarolangun dan potensi investasi di sarolangun. kami siap membantu jika ada untuk kemajuan sarolangun.
info di 0813-81168531 (fadlan)

Minggu, 06 Juli 2008

Potensi Investasi di Sarolangun


Potensi Investasi di Sarolangun Tanaman Nilam 150 Hektar

Potensi Investasi di Sarolangun : Pemerintah Kabupaten Sarolangun meningkatkan pengembangan tanaman nilam yang kini sudah mencapai 150 hektar, yang diusahakan oleh para petani yang bermukim di kawasan Bukit Barisan.Bupati Sarolangun, Hasan Basri Agus di Jambi, Sabtu (28/7) mengemukakan, animo warga Kecamatan Batang Asai untuk mengembangkan tanaman bahan baku minyak wangi itu kini terus berkembang.Potensi Investasi di Sarolangun.
Awalnya tanaman itu dikembangkan di areal puluhan hektar, namun kini warga sudah menyiapkan lahan seluas 150 hektar untuk ditanami nilam.Potensi Investasi di Sarolangun Warga yang mengembangkan tanaman nilam itu juga sudah membentuk kelompok tani, dan kini mereka mengajukan bantuan bibit pada pemerintah atau instansi terkait.
Dalam 100 kg daun kering nilam, 30% di antaranya menghasilkan sari pati minyak untuk dijadikan bahan baku minyak wangi, kosmetik dan lainnya.
Umur panen tanaman nilam itu selama delapan bulan, dan kini harga minyak mencapai Rp250 ribu per kg hingga Rp300 ribu/kg, sehingga cukup membangkitkan semangat warga terutama yang bermukim di daerah itu.Potensi Investasi di Sarolangun.
Tujuan pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk mengembangkan tanaman nilam di sisi Bukit Barisan juga dalam upaya menjaga kelestarian hutan, agar warga yang bermata pencaharian sebagai penebang liar dapat diarahkan mengembangkan tanaman tersebut.
Instansi terkait diperintahkan untuk mengerahkan tenaga penyuluhnya membantu dan membina petani dalam mengembangkan tanaman nilam tersebut, bila perlu membangun pabrik penyulingan, yang selama ini dilakukan di Bengkulu dan Sumatera barat. (kapanlagi.com)

Potensi Investasi di Sarolangun

Potensi Investasi di Sarolangun

Potensi Investasi di Sarolangun- Dengan Potensi kekayaan sumber daya alam pertambangan dan energi di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, belum banyak dieksploitasi untuk dijadikan pemasukan pendapatan daerah dan masyarakat.
Potensi tambang dan energi kabupaten baru itu, yang belum dimanfaatkan optimal, seperti batu bara, emas, tembaga, biji besi, bahan baku semen, dan pasir kuarsa, kata Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus di Jambi, Sabtu (21/7).
Jika potensi itu sejak dulu digarap mungkin kabupaten itu sudah maju dan tidak tertinggal seperti sekarang yang masih banyak memiliki desa-desa tertinggal dan pendidikan masyarakat rendah.
Kabupaten Sarolangun dibentuk pada 1999 berdasarkan UU No 54/1999 dengan jumlah penduduk 198.822 jiwa juga memiliki potensi minyak bumi 23 juta ton barel dan kini digarap 2.000 barel per hari.
Sedangkan cadangan batubara sebanyak 800 juta ton dengan kalori 5.000 hingga 6.000 kkal/gram, serta kandungan bahan baku semen 140 juta ton.
Melihat dari ketersediaan potensi sumber daya alam sebenarnya sangat menjanjikan untuk kesejahteraan rakyat, tetapi kenyataan dihadapkan berbagai masalah keterbatasan infrastruktur, dan masyarakat masih tertumpu di sektor pertanian.
Sebab itu Pemkab Sarolangun sampai kini terus mencari investor asing untuk menggarap potensi migas. Saat ini yang telah masuk yaitu Petrochina, dan BWP Meruap.
Sementara penggarapan batubara kini terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik di luar Jambi, serta kebutuhan lokal. (kapanlagi.com), dengan ini Potensi Investasi di Sarolangun sangat menjanjikan.

Tak Semua Siswa Gagal UN Ikut Paket C

SAROLANGUN– Usai pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN), tidak semua siswa SLTA/MA sederajat yang gagal mengikuti Ujian Nasional Program Keseteraan (UNPK) Paket C yang diselenggarakan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sarolangun. Padahal Dinas Pendidikan sudah memberikan kesempatan kepada mereka yang gagal. Data data dari SKB, siswa yang mendaftar Paket C sampai hari terakhir 19 Juni hanya 95 orang dari 167 siswa yang dinyatakan tidak lulus. “Saat ini pendaftaran sudah ditutup dan data sudah kami kirim ke Jambi,” ungkap Kepala SKB M Saman, kemarin (20/6).
Menurut dia, pihaknya tidak tahu persis apa alasan dari siswa-siswa tidak mendaftarkan unjian Paket C. “Kita tidak tahu apakah pihak sekolah yang tidak mendaftarkan atau atas kemauan dari siswa sendiri. Yang jelas pemberitahuan sudah kita berikan sejak awal,” tegasnya.
95 siswa yang mendaftar terdiri atas jurusan IPA 17 dan IPS 78. Sedangkan siswa yang gagal UN tahun ini dan belum mendaftar dapat mengikuti Paket C bisa mengikuti gelombang kedua Oktober nanti. Paket C sendiri digelar 24 Juni nanti di SMK PGRI Sarolangun. Persiapan pelaksanaan paket C sudah hampir mencapai 100 persen. Semua data peserta sudah dikirim ke Jambi, baik dari peserta murni Paket C maupun peserta gagal UN. “23 Juni nanti peserta sudah bisa mengambil kartu ujian,” terangnya.(roz)

www.jambi-independent.co.id


Dewan Syuro PKB BATANGHARI Ditangkap Selingkuh

PKB KAB BATANGHARI - (senin 07 Juli 2008) Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kab Batanghari, Nasrul, Rabu (2/7), sekitar pukul 19.00 WIB digerebek warga saat sedang bermesraan dengan Daswati, yang masih resmi berstatus isteri orang di Desa Selat, Kabupaten Batanghari.
Informasinya, Nasrul, warga asal Desa Lubuk Ruso, Kabupaten Batanghari yang menurut informasi saat ini berdomisili di Nusa Indah, tepatnya di belakang Apotek Nusa Indah Jambi ini sudah lama menjadi incaran warga Desa Selat itu karena sudah sering kali datang ke rumah Daswati.
Naas, malam itu Nasrul yang kembali datang ke rumah selingkuhannya (Daswati, red) sudah diintip warga terutama keluarga Daswati sendiri. Sekitar pukul 19.00 WIB atau selepas Maghrib, Nasrul masih kedapatan sedang berduaan di depan rumah Daswati, kecurigaan warga dan keluarga Daswati semakin kuat, karena lampu teras rumah Daswati dimatikan. Spontan, beberapa orang keluarga Daswati, yakni Aldi, Rasid dan Ijal langsung menangkap atau menggerebek sepasang anak manusia yang bukan muhrim ini.
Kemudian Nasrul langsung diamankan disalah satu rumah warga sebelum diserahkan kepada Kepala Desa (Kades) setempat. Tak lama kemudian, malam itu juga, Nasrul dan Daswati langsung digelandang oleh warga ke rumah Kades Selat untuk ditindaklanjuti.
Hasilnya, disepakati malam Jumat akan dilakukan sidang adat di rumah Kades tersebut, namun malam itu (Malam Jumat, red), meskipun warga dan para pengurus adat setempat sudah datang di rumah Kades yang disepakati sebagai tempat sidang adat tersebut, Nasrul tidak menampakkan batanghidungnya, sehingga sidang adat batal dilaksanakan, dan direncanakan akan digelar pada siang harinya, Jumat, sekitar pukul 14.00 WIB, namun karena ada warga sekitar yang meninggal dunia, sidang kembali ditunda. Namun, dalam sidang adat perselingkuhan Wakil Ketua Dewan Syuro PKB Kab Batanghari yang digelar pada Sabtu (5/7), yang bersangkutan (Nasrul, red) tetap mangkir, ia hanya mengutus dua orang keluarganya.
Kades Selat menjelaskan, dalam sidang adat yang digelar pada Sabtu (5/7), dari sekitar pukul 15.00 hingga 18.00 WIB tersebut, Nasrul dan Daswati terbukti sudah melakukan hal yang melanggar adat setempat, bermesraan pegang pegangan tangan. Sayang, hingga berita ini diturunkan Nasrul belum berhasil dikonfirmasi. (ij4)
cofyright www.infojambi.com

Aktifitas HIMSAR JAYA

Aktifitas HIMSAR JAYA
HIMSAR JAYA dalam acara PERMAJA JAYA training Leadership di puncak

HIMSAR JAYA Buka Puasa Bersama